Cara mendewasakan diri

Ini hanyalah sekedar buah pikiranku. Menurutku untuk menjadi orang dewasa itu mudah tapi untuk berpikir dewasa itu yang sulit.

Ada beberapa cara untuk mendewasakan diri :

1. Mulailah belajar untuk menahan emosi. Emosi paling susah untuk di kendalikan. Akupun masih belajar untuk dapat mengendalikannya.

2. Sebelum ngelakuin sesuatu dipikir dulu suapay tidak menyesal kedepannya

3. Jangan mudah untuk tersinggung dan ngambek.

4. Belajar untuk berfikiran yang postif

 

5. Tidak asal menuduh atas dasar suatu hal, cari bukti yg pasti. Kalo perlu langsung tanya pada orang yang bersangkutan.

6. Belajarlah dari kesalahan, dan usahakan jangan sampai terulang kembali

7. Berilah kesempatan seseorang untuk memberikan alasan dari suatu masalah

8. Maafkan lah orang yg sudah minta maaf kepadamu walaupun itu sulit, tapi setidaknya kamu telah mencoba untuk memaafkannya. Dan yang aku tahu, jika ada seseorang yang minta maaf kepadamu dan kamu tidak mau memaafkannya malah mungkin kamu yg berdosa.

9. Hindarilah terjadinya pertengkaran pada siapapun. dan berinisiatiflah untk mengalah darinya.

10. Belajar untuk lebih bersabar dalam melakukan berbagai hal

11. Mulailah berfikir untuk masa depan kamu nanti.

12. Cobalah untuk menjadi orang yg benar-benar begitu luar dan dalam, apabila teman senang, kamu juga senang dan apabila temen sedih kamu juga merasakan sedih, jangan munafik. Walaupun ada dari kamu yg masih merasa iri apabila teman kamu dapatkan lebih dibandingmu tapi tetaplah berusaha untuk menjadi orang yg jujur dengan apa yang tampak di luarnya

Aku tidak ingin munafik, akupun belum sepenuhnya bisa benar-benar melakukan ini. Dan pastinya kita semua butuh waktu buat belajar menjadi orang yg dewasa baik pikiran ataupun umur. Mungkin benar “sebuah teori lebih mudah daripada prakteknya” tapi aku akan berusaha untuk menjadi orang dewasa fisik dan jiwa. Bismillah :)

About these ads

49 thoughts on “Cara mendewasakan diri

    • kita mulai dari diri sendiri, bila kita menerima kesalahannya mungkin nantinya dia akan sadar & juga bisa menerima kesalahan kita. Tapi gak selamanya kita harus menerima kesalahan orang itu.

  1. ow iya,,,,,,mw tanya sama yg bikiin artikel tadi y,,,,,,,,
    mgkin ini sdikit ke kanak2an,,,,,ehe,,

    manfaat dari kita bersikap dewasa sendiri apa y ki’???
    terimakasih,,,,,
    salam kenal,,,,,

    • gimana ya…..sikap dewasa itu sbnrnya menurut saya banyak manfaatnya, salah satunya dengan bersikap dewasa kt jd lbh bisa mnyelsaikan suatu mslh dengan otak dingin bukan dengan emosi.
      salam kenal jg :)

  2. saya terlalu cerewet n suara saya sangat kenceng. mnrut teman2 saya itu skap yg tdk bgus
    kira2 gimana cara mengatasinya.?
    mksh

    • kenapa ga coba cerita kpd keluarga atau sahabat? ada saat dimana kita harus menceritakan masalah kita kpd org yg kita percaya krn ga selamanya kita bisa menangggung masalah itu sendiri

    • intinya itu semuanya balik ke diri sendiri, krn cuma diri sendiri yg bisa mengendalikannya. bukan orang lain. ini beberapa tips yang saya temukan di website lain :)
      1. Perasaan – perasaan yang dialami seseorang umumnya bersumber dari pikiran.
      Ketika seseorang berpikiran negatif perasaan orang tersebut cenderung menjadi negatif. Sebaliknya ketika seseorang berpikiran positif, perasaan orang tersebut cenderung positif.
      Jadi mengendalikan pikiran adalah langkah pertama untuk mengendalikan perasaan

      2. Biasakanlah memberi kesempatan kepada pikiran untuk mengambil keputusan
      Semakin seseorang mahir menyerahkan keputusan kepada pikiran, maka semakin sehat emosinya. Itu adalah kondisi ideal dimana akal yang mengendalikan perasaan, bukan perasaan yang mengendalikan akal.

      3. Emosi negatif adalah sinyal bahwa ada yang tidak beres dalam diri seseorang.
      Ketika suasana hati menjadi tidak nyaman, cobalah menerangkan dengan berdoa, menemui sahabat untuk berbagi perasaan (Curhat), beristirahat, mendengarkan musik atau apa saja yang disukai.

      4. Pertanyakanlah dengan kritis perasaan-perasaan negatif yang dirasakan.
      Misalnya, apakah masalahnya terlalu berbahaya sehingga seseorang ketakutan? Atau apakah masalahnya begitu gawat sehingga seseorang harus marah besar?

      5. Pertanyakanlah dengan tegas keyakinan-keyakinan yang salah. Misalnya: siapa bilang kegagalan itu suatu kebodohan? Siapa bilang masalah yang kita hadapi tidak ada jalan keluarnya? Dan siapa bilang kita tidak mampu memaafkan?

      6. Kendalikan reaksi anda terhadap situasi yang tidak menyenangkan. Misalnya ketika ada yang menyalip motor dengan tiba-tiba, anda bisa memilih untuk marah atau memilih tetap tenang yang pertama bisa membuat anda jadi orang yang reaktif dan emosional, tapi yang kedua mengajarkan anda menguasai diri dengan baikhbenar atau salah. Manusiawi sekali-sekali memiliki perasaan takut, marah, sedih dan kecewa. Yang penting kita tidak larut dalam perasaan-perasaan negatif itu dan tidak mengambil keputusan-keputusan penting di saat suasana hati sedang kacau.

      8. perasaan yang negatif dan suasana hati yang buruk bisa jua disebabkan oleh kondisi tubuh yang tidak sehat.
      etika film, stress, kurang flu, stress, kurang tidur, capek dan sebagainya. Kita tidak perlu mencemaskan perasaan-perasaan yang tidak nyaman dan bersifat sementara tersebut, sering kalilah melakukan tindakan-tindakan sederhana yang bisa mengubah suasana hati.

      9. Hidupkanlah perasaan-perangkin termasuk untuk hal-hal yang kita inginkan tercapai atau terjadi.
      Misalnya: perasaan gembira ketbertemu dengan seseorang yang dicintai atau dinanti, ini adalah salah satu cara mengerahkan emosi untuk membantu mewujudkan impian menjadi kenyataan.

      10. Belajarlah mengucap syukur dalam segala keadaan.
      Hati yang penuh dengan ucapan syukur akan membuat hidup lebih rindalikan perasaan bukan lagi beban yang berat

      Read more: http://infotips-rama.blogspot.com/2012/07/10-cara-mengendalikan-emosi.html#ixzz2GEngolSm

    • wah kalau itu, dari diri kamu sendiri. coba membuka diri kepada orang lain, berpikiran positif^^
      menjadi org yg menyenangkan? hm…..asal kamu tdk mengusik/melukai org lain, kamu juga bisa menghibur org lain saat dia bersedih :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s